Laman

Selasa, 13 September 2016

Mitos dan Fakta Seputar Kehamilan

Mitos tentang kehamilan banyak sekali beredar di masyarakat kita. Saya sendiri juga mengalami, dilarang ini, dilarang itu harus begini harus begitu tapi sebelum saya melaksanakan apa yang disarankan oleh para orang tua saya harus menyelidiki dulu kebenarannya. Berikut ini mitos selama kehamilan yang saya alami sendiri

1.    Larangan Naik Pesawat
Credit
    Waktu hamil anak pertama, di usia kandungan yang masih sekitar 8 minggu saya diharuskan naik pesawat karena harus pergi dinas. Tadinya saya takut, takut kenapa-kenapa karena ini kehamilan yang pertama, tapi setelah diyakinkan oleh teman-teman di kantor akhirnya saya memberanikan diri. Faktanya memang naik pesawat tidak memberikan efek pada janin dengan catatan kehamilan normal. Tidak ada kelainan/ masalah pada kandungan.
 

2. Air Kelapa Muda Dapat membuat Air Ketuban Jernih   
Sewaktu hamil di usia kandungan 7-9 bulan saya disarankan untuk rutn mengkonsumsi air kelapa muda. Saya mengkonsumsinya seminggu sekali. Kata orang tua sih air kelapa muda dapat menjernihkan air ketuban. Ternyata hal tersebut memang bukan hanya mitos melainkan fakta, menurut penelitian para ahli ibu hamil yang rajin mengkonsumsi air kelapa, air ketubanya menjadi bersih, jernih dan mencegah pengapuran air ketuban.
Credit

    3.  Mengkonsumsi kacang hijau atau kacang kedelai bisa melebatkan rambut anak
      Katanya sih mengkonsumsi kacang hijau atau kacang kedelai bisa membuat rambut anak menjadi lebat. Waktu hamil pertama saya dicekoki susu kedelai bubuk, duh rasanya gak tahan bubuknya itu nggak larut dan bikin seret. Waktu hamil anak kedua saya mengkonsumsi sari kacang hijau tapi hanya di bulan-bulan akhir menjelang lahiran. Dua-duanya memiliki rambut yang cukup lebat, walaupun tidak sangat lebat ya…
      Ternyata ini hanya mitos belaka, karena tebal atau tipisnya rambut itu ditentukan oleh gen kedua orang tuanya.

Credit
    
4. Minum Es Membuat Janin Besar

Konon mitos yang beredar adalah minum es bisa membuat janin besar. Kalau saya sih masih agak ngeyel, ya gimana ya hidup di daerah khatulistiwa yang cukup panas siapa yang tidak tergoda untuk menyeruput es? Hihihi. Dan ternyata es ini sebenarnya tidak membuat janin besar jika hanya dicampur dengan air putih, tapi kalua campurannya sudah sirup dan bahan-bahan yang mengandung glukosa lainnya bisa mengakibatkan janin besar.
Credit
      5.  Dilarang memakan nanas dan durian
Ini sih jelas sekali memang pantang untuk ibu hamil terutama yang usia kandungannya masih muda. Kalau usia kandungan sudah tua boleh-boleh saja mengkonsumsi kedua jenis buah ini asal tidak berlebihan. Karena nanas dan durian memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi.
Credit

      6.  Mengkonsumsi belut bisa membuat anak tidak bisa diam
Kedua anak saya dua-duanya memang tidak bisa diam, selalu saja banyak bergerak. Ada yang bilang katanya gara-gara saya makan belut. Padahal anak pertama itu saya lagi nggak doyan-doyannya belut tetap aja dia banyak aktifitas.
Faktanya belut tidak memengaruhi perilaku anak yang ada malahan tinggi protein dan rendah kolesterol jadi sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil.
Credit

  
      7. Pindah rumah bisa membuat usia kehamilan muda kembali
Waktu hamil anak kedua, karena di rumah yang lama tidak ada teman yang membantu merawat pasca melahirkan maka saya megungsi ke rumah orang tua. Banyak yang bilang kalua pindah rumah begitu bisa membuat kehamilan muda kembali alias anak yang di kandungan nggak lahir-lahir. Sayangnya mitos tersebut terbantahkan setelah 4 hari saya berada di rumah orang tua keluarlah si adek bayi dengan selamat.
Semua hanya butuh waktu yang tepat ternyata buah hati kita untuk melihat dunia.

Rabu, 02 Maret 2016

Menangani Anak yang Terkena Flu Singapura

Beberapa waktu lalu Kiya (9 bulan) demam yang tak biasa. Setelah 3 hari muncul bintil-bintil di mulut, muka, tangan dan kaki.Saya kira Kiya terserang cacar air, tapi ketika saya periksa badannya ternyata bersih tidak ada bintil-bintil. Setelah saya googling ternyata Kiya terserang Flu Singapura.

Apa itu Flu Singapura?
Flu singapura adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. Dalam dunia kedokteran penyakit ini dikenal dengan nama Hand, Footh and Mouth Disease (HFMD). Dinamakan flu singapura karena penyakit ini pernah mewabah di singapura sehingga fasilitas umum ditutup dan sekolah diliburkan.Penyakit ini biasanya menyerang anak-anak usia 2 minggu hingga 5 tahun. Masa inkubasi sekitar 2-5 hari. Sementara untuk waktu terekspos sampai terkena penyakit 3-7 hari.

Bagaimana Gejala Penyakit Ini?
1. Anak akan mengalami demam selama 2-3 hari.
2. Timbul bintil-bintil seperti cacar pada hari ke-3 di dalam mulut,sekitar mulut,tangan dan kaki. Bintil dalam mulut yang mirip sariawan menyebabkan anak enggan makan dan minum karena perih. 

Penyakit ini akan hilang dalam waktu 7-10 hari jika daya tahan tubuh anak cukup baik untuk melawan virus.

Tiga bulan setelah Kiya terserang virus ini, Ikhsan (3 tahun 3 bulan) juga mengalami hal yang sama. Bintil-bintil di mulutnya lebih banyak daripada waktu Kiya terserang sebelumnya. Hal ini menyebabkan Ikhsan susah makan dan minum. Karena penyakit ini disebabkan oleh virus maka kunci utamanya adalah meningkatkan daya tahan tubuh.

Waktu Ikhsan sakit saya menanganinya sendiri sebagai berikut:
1. Berikan cairan yang cukup supaya anak tidak dehidrasi. Untuk bayi yang masih menyusu usahakan menyusui terus walau sebentar tapi frekuensinya diperbanyak, untuk anak yang sudah disapih bisa diberikan larutan penyegar.

2. Memberikan paracetamol sebelum makan. Paracetamol selain menurunkan demam juga dapat membantu meredakan nyeri jadi sesaat sebelum makan saya memberi paracetamol lumayan anak mau makan walau beberapa suap.

3. Memberikan multivitamin atau penambah daya tahan tubuh. Untuk penambah daya tahan tubuh saya memberika madu kurma untuk Ikhsan karena madu kurma sudah biasa diminumnya daripada memberi multivitamin yang nanti dikiranya obat hehehehe.

Alhamdulillah di hari ke-10 anak saya sudah sembuh. Sudah kembali bermain dengan ceria walaupun masih agak lemas. Memang perlu kesabaran apalagi saya bukan dokter, rasa-rasanya pengen nangis saja waktu anak saya menolak makan menolak minum. Untungnya si Kiya tidak ketularan, mungkin karena virus yang menyerang Ikhsan sama dengan yang menyerang Kiya sehingga Kiya sehat-sehat saja meski berinteraksi langsung dengan kakaknya.

Senin, 29 Februari 2016

Membuat Playdough Homemade

adonan sudah dicetak  

Anak usia 4 tahun biasanya sudah mulai banyak berkreasi. Bisa dengan lego block dan juga bermain dengan playdough. Pada artikel kali ini saya ingin sharing tentang membuat playdough sendiri. Caranya sangat mudah, murah dan lebih aman tentunya.

Bahan:
100 gram tepung terigu
50 gram garam
Pewarna makanan
40 ml air
Setengah sendok teh minyak goreng

Cara membuat:
1. Campur tepung terigu dan garam, aduk hingga rata.
refill playdough :)

2. Teteskan beberapa tetes pewarna makanan ke dalam air, warna sesuai selera ya bun.

3. Tuangkan air sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung terigu dan garam sambil diuleni hingga kalis.

4. Setelah adonan kalis tambahkan minyak kemudian uleni lagi hingga minyak goreng tercampur merata.

Nah playdough siap digunakan, kalau adonan masih terasa keras dan belum kalis bisa ditambahkan sedikit air ya bun.

Selamat mencoba semoga bermanfaat

Buah-Buahan Penyubur Kandungan dan Sperma

Setelah menikah hal pertama yang diinginkan oleh pasangan pastilah sebuah kehamilan. Untuk mempersiapkan sebuah kehamilan salah satu yang perlu diperhatikan adalah makanan. Salah satu makanan yang bisa dijadikan cemilah sehat dan bisa dikonsumsi kapan saja adalah buah. Berikut ini adalah buah-buahan yang bermanfaat untuk menyuburkan kandungan agar cepat terjadi kehamilan saya rangkum dari bidanku.com dan hamilcepat.com

1. Alpukat
sumber gambar
      Alpukat banyak mengandung lemak nabati, lemak nabati ini bermanfaat untuk memperlancar siklus menstruasi dan meningkatkan kesuburan. Selain itu, alpukat juga mengandung senyawa kimia seperti saponin, alkaloid, flavonoid dan polifenol. Untuk mendapatkan manfaat dari buah ini anda cukup mengkonsumsinya secara langsung atau bisa juga dibuat jus.

2. Jeruk
sumber gambar
        Seperti yang sudah kita ketahui, jeruk banyak mengandung vitamin C. Vitamin C ini bermanfaat untuk meningkatkan kualitas sperma serta menghindari penggumpalan sperma. Selain itu vitamin C juga ampuh dalam melawan radikal bebas.


3. Kurma
Khasiat Buah Kurma Muda Untuk Kesuburan
sumber gambar
        Kurma memiliki banyak zat yang bermanfaat seperti kalsium, magnesium, kalium, fiber, karbohidrat, zat besi, dan vitamin B kompleks. Buah ini sangat bermanfaat untuk penyubur kandungan dan penguat kandungan terutama buah kurma yang masih muda.

4. Jambu Biji Merah
manfaat-jambu-biji-merah-untuk-kesehatan-diet
sumber gambar
       Jambu biji merah memiliki kandungan likopen yang cukup tinggi. Likopen merupakan salah satu zat antioksidan dan menyuburkan sistem reproduksi baik bagi wanita maupun pria. 


Subhanallah! Ternyata Rosululloh SAW Menganjurkan Kita Makan Buah Semangka, Apa Khasiatnya?
sumber gambar
5. Semangka
        Buah semangka memiliki kandungan air yang cukup tinggi, selain itu semangka juga mengandung asam amino yang disebut situlin. Situlin bermanfaat untuk meningkatkan gairah seksual serta dapat meningkatkan produksi nitrit oksida dengan kemampuannya untuk meningkatkan kesuburan pada pria.

Itulah lima buah penyubur kandungan dan sperma semoga bermanfaat dan cepat mendapatkan momongan.

Selasa, 18 Agustus 2015

Rasanya Melahirkan Anak Kedua

Tanggal 18 Desember 2014 adalah hari yang mendebarkan untuk saya. Pagi itu kontraksi yang lebih sakit dari hari-hari sebelumnya saya rasakan di usia kehaliman yang memasuki 38 minggu. Sakit seperti hendak datang bulan sudah saya rasakan sejak pagi tapi belum begitu kuat, hal itu saya alami hingga pukul 11.00 WIB. 

Tiap kali sakit itu datang saya jalan-jalan di dalam rumah dari muka ke belakang , sudah mirip setrikaan. Waktu periksa dokter sih harusnya sudah lahiran dan saya sudah disuruh cuti sejak 10 Desember, tapi saya nggak mau dan malah nekat mengambil cuti pada tanggal 14 Desember 2014. Dan setelah cuti sebenarnya saya yakin bakal melahirkan di hari jum'at atau sabtu. Tapi ternyata kehendak Allah adalah segalanya hari kamis itulah saatnya bagi saya untuk melahirkan anak kedua saya.

Ternyata melahirkan anak kedua berbeda dengan melahirkan anak pertama. Saya merasakan sakit seperti datang bulan yang pertama kali sekitar hari jum'at dan hari minggu paginya baru keluar flek. Nah anak yang kedua ini saya merasa sakit seperti datang bulan kamis pagi dan jam 2 siang saya sudah keluar flek. Padahal paginya saya bilang ke suami kalau kemungkinan jum'at atau sabtu tapi begitu keluar flek saya langsung telfon suami dan bilang " Pak aku kayaknya bakal melahirkan hari ini." hihihihi.

Efek bagi suami saya dia langsung geber tuh motor dari rumah kami ke rumah orang tua yang berjarak dua ratus km lebih. Sedangkan saya di rumah yang tadinya masih santai langsung berkemas setelah saya memberitahu mertua saya kalau mau melahirkan. Pukul 2 siang lewat saya di bawa ke bidan. Di bidan ternyata harus antri karena masih ada pasien berobat. Walaupun kami memiliki BPJS tapi terpaksa kami tidak menggunakannya karena terlalu ribet proses pengurusannya untuk bisa melahirkan ke rumah sakit dan akhirnya kami memilih untuk persalinan mandiri di bidan.

Masuk ruang bersalin saya diperiksa sudah bukaan 3, berbeda dengan anak pertama dulu yang sehari semalam hanya sampai bukaan 2. Di persalinan yang kedua ini saya juga lebih rileks dan menikmati prosesnya. Apalagi melahirkan di bidan itu lebih personal dibanding di rumah sakit yang waktu itu kurang saya nikmati prosesnya. Tiap kali kontraksi hilang saya berjalan di dalam kamar, begitu kontraksi datang saya duduk jongkok. Hingga satu jam kemudian saya diperiksa lagi (diperiksa saat kontraksi datang) sudah bukaan 5. Wah tambah semangat untuk segera ketemu si kecil.

Akhirnya saya berbaring karena capek dari pagi sudah berjalan. Lagipula saya akan butuh energi besar ketika melahirkan nanti maka perawat, bidan dan ibu mertua membantu merangsang agar si kecil segera keluar dengan menggoyang perut, dan karena bukaan sudah banyak saya meminum rendaman akar rumput fatimah. Hingga sampai pada saat saya ingin mengejan, tapi masih saya tahan. Hingga akhirnya tidak bisa lagi menahan saya minta izin untuk mengejan tapi belum diperkenankan karena belum bukaan penuh.

Tak lama suami saya datang, si jabang bayi sepertinya juga tahu dan menunggu. Saat itulah saya diperkenankan untuk mengejan.Yah rasanya sudah setengah mati menahan sakit, tapi saya tahu setelah itu saya akan bertemu dengan bayi mungil yang lucu. Yang bikin saya agak khawatir adalah ketika bu bidan bilang ketuban saya kering. Wah sudah deg deg an nih padahal tidak ada yang merembes ataupun pecah ketuban duluan. Hingga akhirnya saya merasakan panas pada jalan lahir saya dan si dedek keluar (kebetulan saya memejamkan mata) ternyata si dedek terlilit tali pusar. Dengan sigap bu bidan melepaskan lilitan tersebut dan terdengarlah tangis si dedek.

Alhamdulillah kini dedek yang kami panggil dek kiya sudah berusia 8 bulan. Semoga menjadi anak yang sholehah


Jumat, 08 Agustus 2014

Keputihan pada Saat Kehamilan

Apakah Bunda sedang hamil dan mengalami keputihan?

Saya pernah mengalaminya, waktu itu saya sedang melakukan perjalanan dari Pekanbaru-Jakarta via pesawat lanjut Jakarta-Jogjakarta dengan mobil. Tak terkira kan capeknya seperti apa, apalagi waktu itu usia kehamilan saya baru sekitar 18 minggu.

Khawatir?

Iya sih takut kenapa-kenapa dengan si jabang bayi. Walaupun ini menurut saya tidak lebih parah dari kehamilan pertama saya (hamil pertama timbul flek) tapi membuat saya sedikit khawatir juga. Langsung deh saya googling untuk segera mengetahui apakah ini aman atau tidak.





Nah ternyata ya bunda keputihan merupakan hal yang normal asalkan keputihan tersebut berwarna bening, tidak berbau, tidak membuat gatal, dan tidak menimbulkan nyeri.




Alhamdulillah berarti saya masih aman. Lega rasanya.


Lalu bagaimana keputihan yang perlu diwaspadai? Keputihan yang perlu diwaspadai adalah keputihan yang berwarna putih kekunin-kuningan hingga kehijauan atau kekuningan. Selain itu cairan lebih kental dan lengket, memiliki bau tak sedap, jumlahnya banyak, rasa gatal yang tak tertahankan, dan pada sekitar vagina berwarna kemerahan.


Jika bunda mengalami hal tersebut langsung konsultasikan ke dokter bunda ya, dan ternyata pengetahuan tentang keputihan ini bukan hanya untuk ibu hamil lho tapi juga untuk remaja putri.


Bagaimana cara mencegahnya?


Tak lain dan tak bukan adalah menjaga kebersihan vagina itu sendiri, mengeringkan bagian tersebut, dan pakailah celana dalam yang terbuat dari katun supaya cepat menyerap keringat sehingga daerah kewanitaan tidak lembab yang nantinya menyebabkan jamur dan bakteri berkembang sehingga menyebabkan keputihan ini.


Semoga bermanfaat.

Rabu, 06 Februari 2013

8 Kecerdasan Otak Bayi versi Live Science

Ini dia delapan kecerdasan otak bayi versi Live sciense yang dimuat di kompas.com. Ke depalan kecerdasan tersebut adalah

1. Tahu Siapa "Bos"nya
Dalam artikel tersebut dituliskan sejak usia 10 bulan bayi sudah mengenali hirarki sosial dan mampu memahami siapa yang paling "berkuasa". Yang menarik, para bayi sudah mengetahui konsep tersebut bahkan sebelum mereka menguasai bahasa.
Masih kurang mengerti dengan istilah yang paling "berkuasa", tapi kalau menurut saya sih bayi ini sudah tahu mana ayah, mana ibu, mana kakek, mana nenek dan yang lainnya. Coba perhatikan reaksinya pasti berbeda-beda dengan orang yang berbeda yang biasa ditemuinya, kalau dengan orang yang belum dikenal biasanya kebanyakan bayi takut tapi tidak semua lho ya...

2. Membaca Emosi Anjing Peliharaan
"Emosi adalah hal pertama yang bayi pelajari dari lingkungannya." kata Ross Flom, profesor psikologi dari Brigham Young University di Utah.
Kalau yang ini sih menurut saya bukan hanya anjing ya, tapi semua orang. Coba perhatikan ketika kita sedang kesal kadang bayi kita juga ikut terbawa kesal makanya dia ngamuk atau tidak nyaman ketika bersama kita.
Sedangkan interaksi dengan hewan berdasarkan pengalaman pribadi saya anak saya suka dengan kucing dia akan tertawa senang tatkala si kucing tunduk padanya dan dia akan lari atau pergi dengan rasa gemas jika si kucing marah atau tidak mau diganggu.

3. Memahami Mood dan Emosi
Mirip dengan point 2 diatas, si kecil memahami mood dan emosi orang di sekitarnya.Kemampuan ini sudah dimiliki bayi 5 bulan ke atas lho.

4. Terlahir Untuk Menari
Dulu saya pikir anak saya tidak pandai menari, karena dia diam saja waktu ada musik padahal sepupunya dulu seumuran dia sudah angguk-angguk kepala. Tapi sejak usia 10 bulan, saat dia sudah pandai berdiri mulailah anak saya ini mengikuti alunan musik. 
Menurut studi yang dimuat dalam jurnla Proceedings of the National Academy of Scences, kemampuan bergoyang atau menari adalah bawaan manusia sejak lahir.

5. Meniru Aksi
Kalo yang satu ini nampak nyata sekali ya. Perhatikan bayi anda saat anda melakukan sesuatu maka diapun akan ikut-ikutan. Seperti ketika anda membuang sampah, ketika si anak melihat pasti dia akan meniru hal yang sama.
Menurut sebuah penelitian saat bayi berusia 9 bulan, area otak mereka akan ikut aktif saat mereka melihat orang lain melakukan sesuatu kegiatan walaupun mereka tidak melakukan kegiatan tersebut saraf-saraf dalam otak tetap aktif. Jadi jangan kaget jika suatu hari anak anda melakukan hal yang mungkin sudah lama anda lakukan, ingatlah anak anda adalah peniru aksi.

6. Belajar Cepat
Meski sedang tertidur, bayi sebenarnya bisa belajar. Otak mereka memiliki kemampuan seperti spons data dengan menyerap informasi tanpa henti. Karena itu mungkin bayi baru lahir menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur supaya mereka bisa dengan cepat beradaptasi dengan dunia barunya. 
Kalo yang ini menjawab pertanyaan kenapa bayi tidur lebih lama kan ya...

7. Memahami Bahasa
"Bayi baru lahir bahkan bisa membedakan dua bahasa berbeda dan tanpa kesulitan bisa mempelajari bahasa mana pun," kata George Hollich, psikolog yang banyak melakukan riset mengenai kemampuan bahasa bayi. Menurutnya, bayi bisa memahami tata bahasa di usia 15 bulan. 
Jadi ancang-ancang yuk ajarin babies kita dengan berbagai bahasa :)

8. Mengenali Karakter
Mengetahui mana yang suka membantu dan mana yang egois adalah kemampuan yang perlu dimiliki dalam memilih teman. Dan tahukah Anda bahwa kemampuan itu sudah dimiliki manusia di usia dini. Riset menunjukkan bayi berusia 10 bulan cenderung memilih orang yang memiliki karakter gembira dan baik.
Kalau saya perhatikan perilaku anak saya memang demikian, dia cenderung lebih suka bermain dengan teman/saudaranya yang tidak suka merebut mainannya

Yuk bunda kita cermati perilaku si kecil yang makin lucu. Mudahan bermanfaat ya....

Selasa, 25 Desember 2012

Beda Campak, Campak Jerman dan Roseola

Beberapa waktu lalu si kecil demam tinggi tiba-tiba. Sore setelah makan badannya demam, karena waspada DBD saya langsung bawa ikhsan ke dokter keluarga. Dokter bilang ikhsan demam karena batuk, iya sih ikhsan memang lagi batuk tapi dia batuk sebelum demam jadi agak nggak yakin juga sih ihksan demam karena batuk.

Dua hari demam ihksan belum turun juga. Rewelnya makin menjadi, tidak mau turun ke lantai maunya digendong terus. Akhirnya sore itu saya bawa kembali ikhsan ke dokter. Terus sama dokternya dikasih obat penurun demam yang dimasukkan lewat anus. Duh kasihan anakku makin menangis meraung-raung. Kemudian dokter menyarankan untuk melakukan cek darah karena demam ikhsan tak kunjung turun. Waktu diperiksa memang tidak ada bintik merah di kulit ikhsan tapi karena tetangga sebelah barusan terkena DBD saya agak khawatir juga, tapi untuk cek darah saya masih berat.

Jumat, 19 Oktober 2012

Make Up-in Foto Yuk

Aplikasi dari oriflame ini seru banget loh. Kita bisa pura-pura ber make-up tapi pakai foto, jadi bisa memadu-madankan warna warni make up yang akan dipake melalui foto sebelum mengaplikasikan ke wajah kita.

Setelah masuk ke aplikasinya kita akan diminta menentukan bentuk mulai dari mata, alis, bibir, dan wajah. Nah habis itu mulailah memilih warna daaannn lihat hasilnya ya pasti seru

Ke Aplikasi --->

Kamis, 06 September 2012

Ketika si Kecil Demam

Paling resah dan gelisah melihat si kecil rewel dan suhu tubuhnya tinggi (sekitar 38 derajat celsius). Dokter malah majin nakutin kalau-kalau gejala DBD, padahal saat itu si kecil lagi batuk pilek parah setelah kecapekan lebaran. Karena sudah 4 hari panasnya naik turun akhirnya cari-cari informasi, dan dapat informasi dari sini

Senin, 06 Agustus 2012

Puasa, Hamil dan Menyusui

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan bagimu berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan pada orang-orang sebelum kamu. Mudah-mudahan kamu bertakwa” (Al Baqarah:183)

Puasa merupakan kewajiban bagi setiap umat muslim. Sebagai seorang muslim tentu sudah kewajiban kita untuk melaksanakannya. Namun bagaimana jika bunda sedang hamil atau menyusui?
Dalam Islam ada empat golongan yang diberi keringanan untuk tidak berpuasa pada bulan ramadhan, namun wajib mengganti di hari lain atau membayar fidyah. Golongan ini antara lain:
1. orang yang sedang sakit
2. musafir
3.tua renta dan sakit berkepanjangan
4. wanita hamil dan menyusui

Rabu, 11 Juli 2012

Pentingnya Imunisasi

Inilah hal-hal dasar yang anda perlu tahu soal imunisasi, termasuk membedakan mitos dan fakta tentangnya.

Bayi dan anak sangat rentan terhadap berbagai macam penyakit. Mereka mudah tertular oleh berbagai macam penyakit dan tidak sedikit di antara penyakit tersebut dapat menyebabkan komplikasi yang serius bahkan dapat menyebabkan kematian. Sayangnya, bayi yang baru lahir belum memiliki kekebalan yang cukup untuk menangkal seluruh bibit-bibit penyakit. Untuk itu, bayi memerlukan imunisasi.

Rabu, 04 Juli 2012

Nama dan Alamat DSOG yang Pernah Saya Kunjungi dan Recomended

1. Provinsi Kalimantan Timur
    dr Djaya Santosa, SpOG
    Alamat: Apotek Kimia Farma
                 Jl Basuki Rahmat, Samarinda

2. Provinsi Jawa Tengah
    dr. Lilik Santosa, SpOG
    Alamat: Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Delanggu
                 Jl Raya Jogja-Solo, Klaten

3. Provinsi Riau
    dr Erry , SpOG
    Alamat: Rumah sakit Norva Husada
                 Jl Ali Rasyid, Bangkinang
                






Rabu, 27 Juni 2012

Galeri: Seserahan Penganten

Nemu foto-foto lama, seserahan yang kususun sendiri berhubung waktunya mepet jadinya ya kayak gini. Tapi kalo ada yang terinspirasi duuuh seneng banget deh.
Ini sebenarnya mahar nih bukan seserahan, mukena sama sajadah wangi hihihi

Minggu, 10 Juni 2012

Mengenal Stretch Marks

Waktu saya hamil ada pantangan yang benar-benar selalu dingatkan untuk tidak menggaruk perut saya. Katanya kalau digaruk nanti bisa menimbulkan bekas seperti garukan macan. Hiyyyy

Saya tentu sangat berusaha menjaga untuk tidak melakukan hal terlarang tersebut. Ditambah lagi saya tidur menggunakan sarung tangan supaya garukan ke kulit tidak langsung mengenai perut. Namun usaha itu sia-sia. waktu usia kehamilan saya semakin tua guratan-guratan seperti bekas cakaran macan itu tetap timbul.

Rupanya bekas di kulit seperti garukan macan inilah yang dinamakan stretch marks. Apa sih stretch marks itu, apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Penasaran? Yuk simak

Pengertian stretch marks
Stretch marks merupakan bekas dari adanya peregangan kulit yang melebihi batas elastisitasnya. Hal ini biasanya terjadi pada masa kehamilan. Daerah yang mengalami peregangan berlebihan ini meliputi area perut, dada (payudara) dan paha.

Penyebab terjadinya stretch marks
Seperti kita tahu, lapisan kulit kita terdiri dari tiga lapisan utama yaitu:
- Epidermis: merupakan lapisan terluar dari kulit, bagian inilah yang melindungi bagian dalam kulit.
- Dermis: merupakan lapisan tengah kulit yang mengandung pembuluh darah, akar rambut, ujung saraf, kelenjar keringat, dan kelenjar minyak. Lapisan ini mendukung kulit dengen memberikan kekuatan dan fleksibilitas.
- Subkutis atau hipodermis: lapisan kulit yang terdiri dari lemak dan jaringan ikat.

Nah ketika kita hamil, kulit kita terutama daerah perut mengalami peregangan. Peregangan yang terjadi bisa dibilang cukup singkat sehingga dapat mengakibatkan dermis pecah. Pecahnya dermis inilah yang menimbulkan guratan-guratan seperti bekas dicakar macan.

Sebenarnya peregangan ini bukanlah penyebab utama. Peregangan hanyalah pemicu. Selain itu daerah yang terjadi peregangan hebat inilah yang akan timbul stretch marks.

Cara Mengatasi
Adanya stretch marks ini tentu sangat mengganggu. Bagaimana cara mnegatasinya? Tetap saja mencegah lebih baik daripada mengobati. Cara untuk mencegahnya adalah dengan menggunakan lotion di awal-awal kehamilan. Hal ini juga disarankan oleh DSOg saya.

Bagi yang sudah terlanjur walaupun tidak dapat dihilangkan tapi dapat dikurangi dengan menggunakan lotion atau krim. Tapi sudah dikembangkan juga teknologo laser, kalau yang ini saya belum coba. Yang sudah saya coba adalah produk ini
Membantu mengurangi stretch mark yang tampak, ukurannya berkurang dan warnanya memudar. Oleskan krim setiap hari ke area tubuh yang mungkin akan terpengaruh (perut, dada, paha, pinggul). Teksturnya cepat menyerap. Cocok digunakan selama kehamilan. 150 ml.

   



Selasa, 05 Juni 2012

Perawatan Pasca Melahirkan


Kalau tulisan yang satu ini mungkin lebih dikhususkan bagi calon bunda kali ya…untuk para bunda pasti pernah dong mengalami hehe kalau mau share disini silahkan ya, soalnya tulisan ini juga saya buat berdasarkan pengalaman pribadi.
Sehabis melahirkan anak saya yang pertama banyak sekali pantangan yang harus saya jalani. Dan pantangan ini berlaku selama empat puluh hari. Apa saja pantangan tersebut dan apa faedahnya? Berikut saya urai satu persatu meskipun saya belum membuktikan sendiri tapi nenek saya yang juga menjalani ini masih nampak sehat dan segar di usianya yang mencapai 80 tahun.

1.       Menggunakan bantal tinggi
Ini hukumnya wajib. Selama empat puluh hari saya harus menggunakan bantal tinggi krtika tidur maupun hanya tiduran, padahal saya jarang lho tidur pake bantal. Tapi berhubung banyak yang ngancem nanti darah putihnya naik dan menyebabkan mata cepat rabun akhirnya saya nurut. Nggak tahu deh bagaimana dipandang secara medis saya belum sempat searching.

2.       Kaki tidak boleh ditekuk
Kalau pantangan yang satu ini agak berat bagi saya. Kaki harus diluruskan terus, baik tidur maupun duduk. Duuuhhh rasanya pegel sekali pengen sekali-sekali ditekuk. Pernah sih saya tekuk hasilnya saya melah kena tegur hehe.
Memang apa sih manfaatnya sampai kaki tidak boleh ditekuk selama empat puluh hari? Kata orang tua sih nanti biar kakinya gak varises, cari di google katanya meluruskan kaki dapat memperlancar peredaran darah yang dapat mempercepat proses pemulihan kondisi bunda sehabis melahirkan.

3.       Menggunakan Pilis
Nah kalau yang satu ini saya malas sekali mengaplikasikannya. Saya merasa umur saya jadi 50 tahun lebih tua menegenakan pilis. Tapi katanya mengenakan pillis dapat mencegah kita dari mata rabun. Tapi jujur dalam empat puluh hari mungkin hanya beberapa hari (yang masih dapat dihitung dengan jari) saya mengenakan pilis hehe.

4.       Tidak boleh memegang sapu
 Kalau yang ini saya benar-benar tidak tahu apa maksud dan tujuannya. Saya hanya mengira-ira mungkin kalau pegang sapu takutnya saya nyapu trus kecapekan sakit deh. Jangankan memegang, saya beru mendekati sapu aja langsung ditegur. Bener-bener jadi ratu kalau kayak gini :)

5.       Tidak boleh mengangkat beban
k     Kalau yang ini pasti lah ya... Masak iya bunda baru melahirkan udah disuruh angkat beban. Yang jelas sih ya hanya boleh angkat si bayi. Kalau angkat anak balita gak boleh.

6.       Tidak boleh jalan cepat
 Saya ini orang jawa, kata orang jalannya kayak harimau lapar. Tapi ternyata saya tidak. Berulangkali saya kena tegur seperti ini, " Jangan jalan cepat-cepat nduk pelan-pelan aja." Lha saya udah berasa sehat udah bisa jalan seperti biasa yah walaupun kadang jahitan saya yang jumlahnya sembilan itu membuat saya nyeri.

7.       Memakai parem perut
 Kalau yang satu ini saya tahu sekali khasiatnya, maksudnya bagi saya. Parem ini saya gunakan rutin setiap hari. Hangat di peurt dan melancarkan pencernaan jadi nggak takut sembelit deh. Pernah saya coba sekali tidak memakainya eh besoknya saya sembelit, duh tersiksa sekali.

8.       Tangan tidak boleh dinaikkan ke atas
 Tidur itu paling enak kalau mengumbar, maaf, ketek hehehe. Tapi ini juga kena tegur. Tangan tidak boleh dinaikkan ke atas baik waktu duduk, berdiri, maupun tidur. Katanya hal ini akan mengurangi produksi air susu. Entah penjelasannya kayak apa yang jelas setelah empat puluh haru ya saya mengumbar keti saya lagi.
9.       Menggunakan stagen
 Yang satu ini bukannya memperbaiki perut saya malah merusak kulit perut saya. Kulit perut saya jadi bentol-bentol dan berair serta gatal-gatal tak terperi. Karena ngeri saya hentikan pemakaian stagen ini. Saya obati dengan bedak salicil. Pas urut saya dibilang sama tukang urutnya harus pake stagen lagi untuk menjaga agar peranakan tidak turun. Tapi saya sudah tidak mau memakainya lagi, saya alergi
10.   Tidak boleh melipat baju
 Tadinya saya heran kenapa melipat baju saja tidak boleh? Rupanya hal ini masih ada kaitannya dengan tidak boleh mengangkat tangan. Makanya saya hanya diizinkan melipat baju si kecil saja.

Kayaknya itu aja yang saya ingat, cukup ribet dan menyiksa. Ini karena saya tinggal dengan mertua makanya masih ada yang membantu. Kalau saya sudah tinggal sendiri mungkin saya tidak jadi ratu selama empat puluh hari kali ya... 

Salam sukses tuk para calon bunda, semoga melewati 40 harinya dengan menyenangkan. Trus buat bunda yang mau share ditunggu ya....

Rabu, 30 Mei 2012

Bagaimana Rasanya Melahirkan?

Lazada Indonesia
Saya selalu mendapat jawaban yang tidak memuaskan setiap bertanya “ Bagaimana rasanya melahirkan”. Kalau ditanya sakit atau tidak pasti banyak yang bilang tidak. Waktu itu saya tidak percaya, masa iya sih melahirkan berdarah-darah gitu kok tidak sakit, liat aja ngeri. Tapi selalu saja saya dapat jawaban yang jauh dari memuaskan. Sakitnya sebentar saja setelah anak keluar sakitnya langsung hilang begitu kata mereka. Akhirnya saya manggut-manggut dan mengira bahwa rasa sakit itu hilang karena bahagia yang luar biasa mendapat karunia seorang anak.
Setelah menikah saya pun hamil. Pertanyaan seputar bagaimana rasa melahirkan, jawabannya tidak pernah memuaskan bagi saya. Hingga hari perkiraan lahir semakin dekat. Yang saya rasakan saat itu adalah sakit yang luar biasa. Bahasa kerennya sih kontraksi. Sampai pada dua malam sebelum melahirkan rasa sakit itu makin menjadi. Rasa sakit seperti nyeri haid. Tapi saya masih ingat bahwa jika kelahiran semakin dekat maka rasanya seperti orang mau buang air besar. Tapi saya hanya merasakan nyeri yang luar biasa hingga dua hari kemudian saya mengeluarkan darah.
Panik?
Iya. Saya panik. Meski sudah berkali-kali membaca bahasan proses persalinan namun rasa sakit dan bercak darah yang muncul membuat saya tak sabar bertemu sang buah hati. Meski saya sudah tahu juga bahwa pada kelahiran pertama untuk ke bukaan dua hingga ke bukaan tiga memerlukan waktu lama bisa sampai berhari-hari. Namun saya tidak sabar, saya ke rumah sakit hari itu juga.
Sesampai dirumah sakit saya diperiksa. Baru bukaan dua.
Pulang tidak ya? Batin saya. Ketika saya memilih opsi untuk pulang para perawat menahan, alasannya untuk memantau perkembangan. Akhirnya hari itu juga saya memutuskan rawat inap. Sialnya saya diinfus. Padahal saya tidak ada keluhan apa-apa tapi diinfus juga, gara-gara infus ini saya menjadi sangat trauma dengan jarum suntik. Jadi kalau anda belum pernah diinfus jangn mau deh diinfus. Segala pergerakan kita terbatas. Jarum kesenggol dikit sakitnya minta ampun belum lagi kalau cairan infusnya macet bagian yang diinfus terasa ngilu sekali.
Semua anggota keluarga menyarankan saya untuk berjalan-jalan supaya bukaannya cepat nambah. Tapi gara-gara infus sialan itu kebebasan saya untuk bergerak menjadi terhambat. Akhirnya saya jalan modar-mandir di dalam kamar. Sakit seperti nyeri haid masih mendera saat itu. Belum lagi kaki pegal-pegal karena jalan dari pagi hingga menjelang malam. Ngantuk iya juga sih tapi saya dilarang tidur.
Habis magrib saya diperiksa lagi. Masih bukaan dua. Duh kapan lahirnya anakku, pikir saya. Akhirnya dokter membuat keputusan untuk memberikan induksi agar bayi cepat keluar. Tiba-tiba terbayang perkataan kakak saya, melahirkan itu gak sakit tapi kalau diinduksi duh luar biasa sakitnya. Tapi saya hanya diam dan menurut.
Perawat mulai menyuntikkan cairan itu. Tak lama berselang nyeri hebat terasa. Masih saya tahan sampai pukul Sembilan saya dipindahkan ke ruang bersalin.
Entah kenapa ruang bersalin tiba-tiba menjadi terasa horror alias menakutkan bagi saya. Sebelah saya ada seorang ibu yang nampaknya sudah lemas mengejan. Perawat dan dokter sudah menyemangatinya untuk mengejan lebih kuat lagi tapi ibu itu menyerah. Akhirnya bayinya dikeluarkan dengan cara divakum. Tak lama saya dengar suara tangis bayi baru lahir. Alhamdullillah, kata saya dan berharap segera mendengar suara tangis bayi saya.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 11. Kontraksi yang saya alami semakin menguat. Tak tahan saya menangis. Perawat menghibur bahwa obat bekerja, tunggu hingga saatnya. Sekitar jam 1 barulah saya merasakan rasa seperti buang air besar tapi belum kuat. Saya tahan, saya ambil napas pendek-pendek sesuai di buku panduan yang saya abaca agar saya tidak mengejan sebelum waktunya. Hari makin pagi kira-kira jam 3 rasa seperti buang air besar seperti tidak tertahan lagi. Saya meminta suami untuk memanggilkan perawat.

Senangnya saya waktu perawat mengatakan saya boleh mengejan. Rasanya seperti hidup kembali setelah lelah menahan sakit. Saya mengejan kuat-kuat, sekitar empat atau lima kali mengejan akhirnya saya mendengar tangis anak saya. Bahagia, haru dan lega. Rupanya melahirkan itu tidak sakit hanya proses sebelum melahirkan itulah yang sakitnya luar biasa.

Saran saya sih untuk anak pertama jangan terburu-buru ke rumah sakit ya…ke rumah sakitnya nanti saja menjelang mengejan daripada seperti saya diinduksi yang membuat sakit minta ampun.
Impian saya untuk melahirkan secara normal akhirnya terwujud dan terjawab sudah pertanyaan saya. Rupanya memang susah ya menjawab pertanyaan seperti apa rasanya melahirkan.

Memilih DSOG yang Tepat

Ada nggak sih diantara bunda atau calon bunda yang pernah merasa salah memilih DSOg? Mungkin cara ngomongnya yang jutek, atau ketemu dokter kandungan yang suka nakut-nakutin?

Saya pernah.

Pengalaman saya malah lebih mengerikan. Selain ditakut-takuti, janin saya juga divonis tidak berkembang.

Kehamilan Pertamaku
Setelah sebulan penuh tidak dapat haid, saya mulai yakin kalau saya hamil. Meskipun test pack tidak menunjukkan dua garis tapi keterlambatan haid saya yang tidak biasanya ini merupakan sebuah pertanda. Maka saya memutuskan ke dokter spesialis kandungan.

Namun ketika itu saya bingung dokter mana yang akan saya kunjungi. Nanya kesana-kesini jawabannya tidak memuaskan. Rata-rata rekan kerja saya ibu-ibu yang anaknya sudah besar, terlebih tidak ada kawan hamil. Akhirnya saya membuat list rumah sakit di kota tempat tinggal saya. Kemudian terpilihlah salah satu rumah sakit yang menurut saya cukup terkenal karena di mana-mana ada.

Mentalku Down
Hari minggu dokternya tidak piket akhirnya hari Senin saya pilih untuk kunjungan pertama saya. Setelah cukup lama menunggu akhirnya tibalah giliran saya. Masuk ke ruangan saya disapa ramah oleh sang dokter.

" Selamat sore bu" sapanya ramah
" Selamat sore dok"
" Lho suaminya mana?" tanyanya
" Suami saya jauh dok di Riau" kataku yang waktu itu masih tinggal di Kalimantan Timur.
" Ini kehamilan yang pertama ya bu?"
" Iya dok"
" waduh padahal kalau baru hamil pertama harus ditemani suami lho" katanya.

Wah iya juga ya kata saya dalam hati, padahal sebelumnya saya tidak pernah kepikiran kalau hamil harus ditunggui suami. Toh saya nggak ngidam. Saya juga tidak punya riwayat penyakit menetap. Jadi apa yang mesti saya khawatirkan?

Setelah itu saya di USG dan alhamdulillah janinnya ada, umurnya sekitar 4 minggu 5 hari.Senang tapi agak takut juga, saya takut kehamilan ini tidak berhasil. Belum lagi minggu depannya saya harus dinas luar menggunakan transportasi udara. Maka sebelum keluar ruangan saya mencoba berkonsultasi.

" Oya dok boleh saya naik pesawat? "
" Mau kemana bu?"
" Saya ada dinas luar minggu depan."
" Sebaiknya tidak usah bu, ini juga janinnya harus saya periksa lagi sekitar 2 minggu ke depan kalau Ibu bisa, saya bikinkan surat sakit aja ya." katanya.

Aku menurut. Namanya juga orang awam kalau ketemu sama yang ahli ya harus nurut dong. Tapi kata-kata hamil pertama harus ditunggui suami membuatku kepikiran juga, dan ketakutanku dengan kegagalan kehamilan ini semakin besar.

Flek Darah
Rupanya tugas tak dapat ditunda. Saya harus tetap pergi naik pesawat. Dan untungnya setelah searching di google saya menemukan bahwa orang hamil aman aja tuh bepergian naik pesawat. Artikelnya bisa dibaca di sini. Dan akhirnya dengan mantap saya berangkat.

Tiga hari kemudian saya pulang. Alhmadulillah tidak terjadi gangguan pada kehamilan saya. Namun rupanya cobaan tidak berhenti sampai disitu. Motor saya hari itu mogok saya coba 'engkol' berulang kali tapi tidak bisa juga, padahal bensin masih full. Saya telepon teman kantor untuk minta tolong rupanya businya yang bermasalah. Setelah di'operasi' oleh teman saya tersebut motor saya bisa normal kembali. Tapi apa yang terjadi setelahnya?

Saya mengalami flek darah yang lumayan banyak. Saya tidak menyebutnya pendarahan karena tidak ada darah segar yang mengalir. Pengen tahu apa yang sebenarnya terjadi tapi saya sudah alergi sama dokter kandungan yang pertama saya kunjungi. Akhirnya saya mencari alternatif rumah sakit dan ketemulah RSIA.

Divonis Janin Tidak Berkembang
Rupanya dokter di RSIA sedang keluar kota. Mencari di rumah sakit lain lagi rasanya lebih ribet. Akhirnya saya kembali ke dokter pertama.

Hampir saja dokternya pulang ketika saya datang. Belum ketemu rekam medik saya, saya sudah disuruh masuk. Dengan ramah dokter itu menyapa saya lagi.

" Ada keluhan ibu?"
" Dok saya mengalami flek"
" OK kita periksa ya."

Ketika periksa inilah saya terkejut, kantong hamil saya tidak nampak lagi.

Dokter itu mengatakan bahwa janin saya tidak berkembang. Sebagai bukti adalah ketika di USG kantong hamil saya tidak nampak. Saya mencoba berkeras bahwa janin saya masih bisa dipertahankan dan tiba-tiba dokter itu berkata dengan amat kasarnya bahwa janin tidak berkembang akan menyebabkan bayi lahir cacat dan menyarankan saya minum obat pelancar haid. Saya mencoba minta obat penguat tapi ditolaknya, percuma katanya. Kemudian saya minta surat izin untuk istirahat tidak diberinya juga katanya semakin banyak aktivitas akan mempercepat turunnya janin.

Jujur saya lemas mendengar perkataan dokter itu. Tapi entah mengapa saya tidak terlalu sedih dan masih merasa yakin bahwa janin saya masih bisa terus bertahan.

Second Opinion
Pada mulanya saya tidak menginginkan second opinion, takut hal sama akan terjadi. Tapi teman-teman menyemangati untuk mencari dokter baru supaya hati lebih lega. Saya menurut, akhirnya saya ke tempat seorang dokter yang direkomendasikan oleh kawan kos saya.

Tibalah ke tempat praktek dokter kedua. antrian cukup banyak.Dan tiba-tiba harapan saya terbit ketika membaca peringatan di ruang tunggu. Isinya kira-kira seperti ini:
Bagi yang usia kehamilannya baru trimester pertama harap minum air banyak-banyak dan menahan kencing
Lho saya tadi tidak begitu di dokter pertama, kata saya dalam hati. Hingga akhirnya saya menahan kencing tak terperi setelah menghabiskan 500 ml air. Dan tibalah giliran saya.

Bahagianya saya ketika di USG kantong hamil saya nampak. 6 minggu 5 hari. Kemudian saya ceritakan pengalaman yang baru saja saya alami, saya tunjukkan hasil USG saya, dan tanpa diduga dokter tersebut berkata:
" Wah hasil apa ini, ini tidak bisa disimpulkan apa-apa, gelap, kosong." katanya

Lega hati saya saat itu, dan saat saya mempost tulisan ini anak saya telah berusia hampir 5 bulan.

Nah untuk para bunda/calon bunda saya copaskan tips memilih Dokter Kandungan yang tepat dari sini

Kiat Memilih Dokter Kandungan
Diambil dari situs: beingmom.org

Kriteria apa yang perlu dipertimbangkan dalam memilih dokter spesialis kandungan ?
1. Sikap dan pandangan dokter mengenai beberapa hal mendasar dalam proses prakonsepsi, kehamilan dan kelahiran, seperti pemilihan alat KB, TORCH, jenis USG, operasi caesar, VBAC, episiotomi, epidural dan lain-lain
Pengetahuan dan kekinian informasi yang dimiliki dokter
2. Komunikatif / tidaknya dalam memberikan penjelasan dan menjawab pertanyaan
3. Responsif / tidaknya dalam menanggapi keinginan, kebutuhan, keluhan atau hal lain yang dianggap penting oleh pasien
4. Bersedia / tidaknya dokter dihubungi dalam keadaan emergency

Bagaimana cara untuk mengetahui seberapa jauh support dokter dalam keadaan emergency ?

-Tanyakan pada dokter mengenai kebijakannya dalam hal ini. Ada beberapa dokter yang bersedia memberikan nomor HP yang dapat dihubungi. Bila tidak memungkinkan, hubungi petugas atau suster penerima pendaftaran praktek dokter tersebut.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan :

1.Untuk ibu yang memiliki riwayat penyakit seperti tekanan darah tinggi, epilepsi, jantung, diabetes atau komplikasi lainnya yang memerlukan perhatian khusus, tanyakan bagaimana pengalaman  dokter dalam menangani pasien dengan kasus yang serupa. Pertimbangkan untuk memilih dokter kandungan dengan sub spesialisasi perinatologi.

2. Jarak tempat praktek dokter dengan rumah atau kantor Apa yang dapat saya lakukan bila saya tidak merasa sepenuhnya puas dengan dokter kandungan pilihan saya ?

3. Sebelum pindah ke dokter kandungan lain, bicarakan hal-hal yang dianggap tidak memuaskan dengan dokter. Bila masalah ini tidak dapat dipecahkan, atau dokter tidak mengindahkan keluhan dan kekhawatiran anda misalnya, jangan ragu untuk pindah ke dokter kandungan lain. Sangatlah penting untuk menemukan dokter kandungan yang sesuai bagi anda karena proses kehamilan dan persalinan – selain menyenangkan – juga dapat menyebabkan stress.

Sumber : http://www.babycenter.com