Laman

Tampilkan postingan dengan label kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kehamilan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 September 2016

Mitos dan Fakta Seputar Kehamilan

Mitos tentang kehamilan banyak sekali beredar di masyarakat kita. Saya sendiri juga mengalami, dilarang ini, dilarang itu harus begini harus begitu tapi sebelum saya melaksanakan apa yang disarankan oleh para orang tua saya harus menyelidiki dulu kebenarannya. Berikut ini mitos selama kehamilan yang saya alami sendiri

1.    Larangan Naik Pesawat
Credit
    Waktu hamil anak pertama, di usia kandungan yang masih sekitar 8 minggu saya diharuskan naik pesawat karena harus pergi dinas. Tadinya saya takut, takut kenapa-kenapa karena ini kehamilan yang pertama, tapi setelah diyakinkan oleh teman-teman di kantor akhirnya saya memberanikan diri. Faktanya memang naik pesawat tidak memberikan efek pada janin dengan catatan kehamilan normal. Tidak ada kelainan/ masalah pada kandungan.
 

2. Air Kelapa Muda Dapat membuat Air Ketuban Jernih   
Sewaktu hamil di usia kandungan 7-9 bulan saya disarankan untuk rutn mengkonsumsi air kelapa muda. Saya mengkonsumsinya seminggu sekali. Kata orang tua sih air kelapa muda dapat menjernihkan air ketuban. Ternyata hal tersebut memang bukan hanya mitos melainkan fakta, menurut penelitian para ahli ibu hamil yang rajin mengkonsumsi air kelapa, air ketubanya menjadi bersih, jernih dan mencegah pengapuran air ketuban.
Credit

    3.  Mengkonsumsi kacang hijau atau kacang kedelai bisa melebatkan rambut anak
      Katanya sih mengkonsumsi kacang hijau atau kacang kedelai bisa membuat rambut anak menjadi lebat. Waktu hamil pertama saya dicekoki susu kedelai bubuk, duh rasanya gak tahan bubuknya itu nggak larut dan bikin seret. Waktu hamil anak kedua saya mengkonsumsi sari kacang hijau tapi hanya di bulan-bulan akhir menjelang lahiran. Dua-duanya memiliki rambut yang cukup lebat, walaupun tidak sangat lebat ya…
      Ternyata ini hanya mitos belaka, karena tebal atau tipisnya rambut itu ditentukan oleh gen kedua orang tuanya.

Credit
    
4. Minum Es Membuat Janin Besar

Konon mitos yang beredar adalah minum es bisa membuat janin besar. Kalau saya sih masih agak ngeyel, ya gimana ya hidup di daerah khatulistiwa yang cukup panas siapa yang tidak tergoda untuk menyeruput es? Hihihi. Dan ternyata es ini sebenarnya tidak membuat janin besar jika hanya dicampur dengan air putih, tapi kalua campurannya sudah sirup dan bahan-bahan yang mengandung glukosa lainnya bisa mengakibatkan janin besar.
Credit
      5.  Dilarang memakan nanas dan durian
Ini sih jelas sekali memang pantang untuk ibu hamil terutama yang usia kandungannya masih muda. Kalau usia kandungan sudah tua boleh-boleh saja mengkonsumsi kedua jenis buah ini asal tidak berlebihan. Karena nanas dan durian memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi.
Credit

      6.  Mengkonsumsi belut bisa membuat anak tidak bisa diam
Kedua anak saya dua-duanya memang tidak bisa diam, selalu saja banyak bergerak. Ada yang bilang katanya gara-gara saya makan belut. Padahal anak pertama itu saya lagi nggak doyan-doyannya belut tetap aja dia banyak aktifitas.
Faktanya belut tidak memengaruhi perilaku anak yang ada malahan tinggi protein dan rendah kolesterol jadi sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil.
Credit

  
      7. Pindah rumah bisa membuat usia kehamilan muda kembali
Waktu hamil anak kedua, karena di rumah yang lama tidak ada teman yang membantu merawat pasca melahirkan maka saya megungsi ke rumah orang tua. Banyak yang bilang kalua pindah rumah begitu bisa membuat kehamilan muda kembali alias anak yang di kandungan nggak lahir-lahir. Sayangnya mitos tersebut terbantahkan setelah 4 hari saya berada di rumah orang tua keluarlah si adek bayi dengan selamat.
Semua hanya butuh waktu yang tepat ternyata buah hati kita untuk melihat dunia.

Senin, 29 Februari 2016

Buah-Buahan Penyubur Kandungan dan Sperma

Setelah menikah hal pertama yang diinginkan oleh pasangan pastilah sebuah kehamilan. Untuk mempersiapkan sebuah kehamilan salah satu yang perlu diperhatikan adalah makanan. Salah satu makanan yang bisa dijadikan cemilah sehat dan bisa dikonsumsi kapan saja adalah buah. Berikut ini adalah buah-buahan yang bermanfaat untuk menyuburkan kandungan agar cepat terjadi kehamilan saya rangkum dari bidanku.com dan hamilcepat.com

1. Alpukat
sumber gambar
      Alpukat banyak mengandung lemak nabati, lemak nabati ini bermanfaat untuk memperlancar siklus menstruasi dan meningkatkan kesuburan. Selain itu, alpukat juga mengandung senyawa kimia seperti saponin, alkaloid, flavonoid dan polifenol. Untuk mendapatkan manfaat dari buah ini anda cukup mengkonsumsinya secara langsung atau bisa juga dibuat jus.

2. Jeruk
sumber gambar
        Seperti yang sudah kita ketahui, jeruk banyak mengandung vitamin C. Vitamin C ini bermanfaat untuk meningkatkan kualitas sperma serta menghindari penggumpalan sperma. Selain itu vitamin C juga ampuh dalam melawan radikal bebas.


3. Kurma
Khasiat Buah Kurma Muda Untuk Kesuburan
sumber gambar
        Kurma memiliki banyak zat yang bermanfaat seperti kalsium, magnesium, kalium, fiber, karbohidrat, zat besi, dan vitamin B kompleks. Buah ini sangat bermanfaat untuk penyubur kandungan dan penguat kandungan terutama buah kurma yang masih muda.

4. Jambu Biji Merah
manfaat-jambu-biji-merah-untuk-kesehatan-diet
sumber gambar
       Jambu biji merah memiliki kandungan likopen yang cukup tinggi. Likopen merupakan salah satu zat antioksidan dan menyuburkan sistem reproduksi baik bagi wanita maupun pria. 


Subhanallah! Ternyata Rosululloh SAW Menganjurkan Kita Makan Buah Semangka, Apa Khasiatnya?
sumber gambar
5. Semangka
        Buah semangka memiliki kandungan air yang cukup tinggi, selain itu semangka juga mengandung asam amino yang disebut situlin. Situlin bermanfaat untuk meningkatkan gairah seksual serta dapat meningkatkan produksi nitrit oksida dengan kemampuannya untuk meningkatkan kesuburan pada pria.

Itulah lima buah penyubur kandungan dan sperma semoga bermanfaat dan cepat mendapatkan momongan.

Jumat, 08 Agustus 2014

Keputihan pada Saat Kehamilan

Apakah Bunda sedang hamil dan mengalami keputihan?

Saya pernah mengalaminya, waktu itu saya sedang melakukan perjalanan dari Pekanbaru-Jakarta via pesawat lanjut Jakarta-Jogjakarta dengan mobil. Tak terkira kan capeknya seperti apa, apalagi waktu itu usia kehamilan saya baru sekitar 18 minggu.

Khawatir?

Iya sih takut kenapa-kenapa dengan si jabang bayi. Walaupun ini menurut saya tidak lebih parah dari kehamilan pertama saya (hamil pertama timbul flek) tapi membuat saya sedikit khawatir juga. Langsung deh saya googling untuk segera mengetahui apakah ini aman atau tidak.





Nah ternyata ya bunda keputihan merupakan hal yang normal asalkan keputihan tersebut berwarna bening, tidak berbau, tidak membuat gatal, dan tidak menimbulkan nyeri.




Alhamdulillah berarti saya masih aman. Lega rasanya.


Lalu bagaimana keputihan yang perlu diwaspadai? Keputihan yang perlu diwaspadai adalah keputihan yang berwarna putih kekunin-kuningan hingga kehijauan atau kekuningan. Selain itu cairan lebih kental dan lengket, memiliki bau tak sedap, jumlahnya banyak, rasa gatal yang tak tertahankan, dan pada sekitar vagina berwarna kemerahan.


Jika bunda mengalami hal tersebut langsung konsultasikan ke dokter bunda ya, dan ternyata pengetahuan tentang keputihan ini bukan hanya untuk ibu hamil lho tapi juga untuk remaja putri.


Bagaimana cara mencegahnya?


Tak lain dan tak bukan adalah menjaga kebersihan vagina itu sendiri, mengeringkan bagian tersebut, dan pakailah celana dalam yang terbuat dari katun supaya cepat menyerap keringat sehingga daerah kewanitaan tidak lembab yang nantinya menyebabkan jamur dan bakteri berkembang sehingga menyebabkan keputihan ini.


Semoga bermanfaat.

Senin, 06 Agustus 2012

Puasa, Hamil dan Menyusui

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan bagimu berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan pada orang-orang sebelum kamu. Mudah-mudahan kamu bertakwa” (Al Baqarah:183)

Puasa merupakan kewajiban bagi setiap umat muslim. Sebagai seorang muslim tentu sudah kewajiban kita untuk melaksanakannya. Namun bagaimana jika bunda sedang hamil atau menyusui?
Dalam Islam ada empat golongan yang diberi keringanan untuk tidak berpuasa pada bulan ramadhan, namun wajib mengganti di hari lain atau membayar fidyah. Golongan ini antara lain:
1. orang yang sedang sakit
2. musafir
3.tua renta dan sakit berkepanjangan
4. wanita hamil dan menyusui

Rabu, 04 Juli 2012

Nama dan Alamat DSOG yang Pernah Saya Kunjungi dan Recomended

1. Provinsi Kalimantan Timur
    dr Djaya Santosa, SpOG
    Alamat: Apotek Kimia Farma
                 Jl Basuki Rahmat, Samarinda

2. Provinsi Jawa Tengah
    dr. Lilik Santosa, SpOG
    Alamat: Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Delanggu
                 Jl Raya Jogja-Solo, Klaten

3. Provinsi Riau
    dr Erry , SpOG
    Alamat: Rumah sakit Norva Husada
                 Jl Ali Rasyid, Bangkinang
                






Minggu, 10 Juni 2012

Mengenal Stretch Marks

Waktu saya hamil ada pantangan yang benar-benar selalu dingatkan untuk tidak menggaruk perut saya. Katanya kalau digaruk nanti bisa menimbulkan bekas seperti garukan macan. Hiyyyy

Saya tentu sangat berusaha menjaga untuk tidak melakukan hal terlarang tersebut. Ditambah lagi saya tidur menggunakan sarung tangan supaya garukan ke kulit tidak langsung mengenai perut. Namun usaha itu sia-sia. waktu usia kehamilan saya semakin tua guratan-guratan seperti bekas cakaran macan itu tetap timbul.

Rupanya bekas di kulit seperti garukan macan inilah yang dinamakan stretch marks. Apa sih stretch marks itu, apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Penasaran? Yuk simak

Pengertian stretch marks
Stretch marks merupakan bekas dari adanya peregangan kulit yang melebihi batas elastisitasnya. Hal ini biasanya terjadi pada masa kehamilan. Daerah yang mengalami peregangan berlebihan ini meliputi area perut, dada (payudara) dan paha.

Penyebab terjadinya stretch marks
Seperti kita tahu, lapisan kulit kita terdiri dari tiga lapisan utama yaitu:
- Epidermis: merupakan lapisan terluar dari kulit, bagian inilah yang melindungi bagian dalam kulit.
- Dermis: merupakan lapisan tengah kulit yang mengandung pembuluh darah, akar rambut, ujung saraf, kelenjar keringat, dan kelenjar minyak. Lapisan ini mendukung kulit dengen memberikan kekuatan dan fleksibilitas.
- Subkutis atau hipodermis: lapisan kulit yang terdiri dari lemak dan jaringan ikat.

Nah ketika kita hamil, kulit kita terutama daerah perut mengalami peregangan. Peregangan yang terjadi bisa dibilang cukup singkat sehingga dapat mengakibatkan dermis pecah. Pecahnya dermis inilah yang menimbulkan guratan-guratan seperti bekas dicakar macan.

Sebenarnya peregangan ini bukanlah penyebab utama. Peregangan hanyalah pemicu. Selain itu daerah yang terjadi peregangan hebat inilah yang akan timbul stretch marks.

Cara Mengatasi
Adanya stretch marks ini tentu sangat mengganggu. Bagaimana cara mnegatasinya? Tetap saja mencegah lebih baik daripada mengobati. Cara untuk mencegahnya adalah dengan menggunakan lotion di awal-awal kehamilan. Hal ini juga disarankan oleh DSOg saya.

Bagi yang sudah terlanjur walaupun tidak dapat dihilangkan tapi dapat dikurangi dengan menggunakan lotion atau krim. Tapi sudah dikembangkan juga teknologo laser, kalau yang ini saya belum coba. Yang sudah saya coba adalah produk ini
Membantu mengurangi stretch mark yang tampak, ukurannya berkurang dan warnanya memudar. Oleskan krim setiap hari ke area tubuh yang mungkin akan terpengaruh (perut, dada, paha, pinggul). Teksturnya cepat menyerap. Cocok digunakan selama kehamilan. 150 ml.

   



Rabu, 30 Mei 2012

Memilih DSOG yang Tepat

Ada nggak sih diantara bunda atau calon bunda yang pernah merasa salah memilih DSOg? Mungkin cara ngomongnya yang jutek, atau ketemu dokter kandungan yang suka nakut-nakutin?

Saya pernah.

Pengalaman saya malah lebih mengerikan. Selain ditakut-takuti, janin saya juga divonis tidak berkembang.

Kehamilan Pertamaku
Setelah sebulan penuh tidak dapat haid, saya mulai yakin kalau saya hamil. Meskipun test pack tidak menunjukkan dua garis tapi keterlambatan haid saya yang tidak biasanya ini merupakan sebuah pertanda. Maka saya memutuskan ke dokter spesialis kandungan.

Namun ketika itu saya bingung dokter mana yang akan saya kunjungi. Nanya kesana-kesini jawabannya tidak memuaskan. Rata-rata rekan kerja saya ibu-ibu yang anaknya sudah besar, terlebih tidak ada kawan hamil. Akhirnya saya membuat list rumah sakit di kota tempat tinggal saya. Kemudian terpilihlah salah satu rumah sakit yang menurut saya cukup terkenal karena di mana-mana ada.

Mentalku Down
Hari minggu dokternya tidak piket akhirnya hari Senin saya pilih untuk kunjungan pertama saya. Setelah cukup lama menunggu akhirnya tibalah giliran saya. Masuk ke ruangan saya disapa ramah oleh sang dokter.

" Selamat sore bu" sapanya ramah
" Selamat sore dok"
" Lho suaminya mana?" tanyanya
" Suami saya jauh dok di Riau" kataku yang waktu itu masih tinggal di Kalimantan Timur.
" Ini kehamilan yang pertama ya bu?"
" Iya dok"
" waduh padahal kalau baru hamil pertama harus ditemani suami lho" katanya.

Wah iya juga ya kata saya dalam hati, padahal sebelumnya saya tidak pernah kepikiran kalau hamil harus ditunggui suami. Toh saya nggak ngidam. Saya juga tidak punya riwayat penyakit menetap. Jadi apa yang mesti saya khawatirkan?

Setelah itu saya di USG dan alhamdulillah janinnya ada, umurnya sekitar 4 minggu 5 hari.Senang tapi agak takut juga, saya takut kehamilan ini tidak berhasil. Belum lagi minggu depannya saya harus dinas luar menggunakan transportasi udara. Maka sebelum keluar ruangan saya mencoba berkonsultasi.

" Oya dok boleh saya naik pesawat? "
" Mau kemana bu?"
" Saya ada dinas luar minggu depan."
" Sebaiknya tidak usah bu, ini juga janinnya harus saya periksa lagi sekitar 2 minggu ke depan kalau Ibu bisa, saya bikinkan surat sakit aja ya." katanya.

Aku menurut. Namanya juga orang awam kalau ketemu sama yang ahli ya harus nurut dong. Tapi kata-kata hamil pertama harus ditunggui suami membuatku kepikiran juga, dan ketakutanku dengan kegagalan kehamilan ini semakin besar.

Flek Darah
Rupanya tugas tak dapat ditunda. Saya harus tetap pergi naik pesawat. Dan untungnya setelah searching di google saya menemukan bahwa orang hamil aman aja tuh bepergian naik pesawat. Artikelnya bisa dibaca di sini. Dan akhirnya dengan mantap saya berangkat.

Tiga hari kemudian saya pulang. Alhmadulillah tidak terjadi gangguan pada kehamilan saya. Namun rupanya cobaan tidak berhenti sampai disitu. Motor saya hari itu mogok saya coba 'engkol' berulang kali tapi tidak bisa juga, padahal bensin masih full. Saya telepon teman kantor untuk minta tolong rupanya businya yang bermasalah. Setelah di'operasi' oleh teman saya tersebut motor saya bisa normal kembali. Tapi apa yang terjadi setelahnya?

Saya mengalami flek darah yang lumayan banyak. Saya tidak menyebutnya pendarahan karena tidak ada darah segar yang mengalir. Pengen tahu apa yang sebenarnya terjadi tapi saya sudah alergi sama dokter kandungan yang pertama saya kunjungi. Akhirnya saya mencari alternatif rumah sakit dan ketemulah RSIA.

Divonis Janin Tidak Berkembang
Rupanya dokter di RSIA sedang keluar kota. Mencari di rumah sakit lain lagi rasanya lebih ribet. Akhirnya saya kembali ke dokter pertama.

Hampir saja dokternya pulang ketika saya datang. Belum ketemu rekam medik saya, saya sudah disuruh masuk. Dengan ramah dokter itu menyapa saya lagi.

" Ada keluhan ibu?"
" Dok saya mengalami flek"
" OK kita periksa ya."

Ketika periksa inilah saya terkejut, kantong hamil saya tidak nampak lagi.

Dokter itu mengatakan bahwa janin saya tidak berkembang. Sebagai bukti adalah ketika di USG kantong hamil saya tidak nampak. Saya mencoba berkeras bahwa janin saya masih bisa dipertahankan dan tiba-tiba dokter itu berkata dengan amat kasarnya bahwa janin tidak berkembang akan menyebabkan bayi lahir cacat dan menyarankan saya minum obat pelancar haid. Saya mencoba minta obat penguat tapi ditolaknya, percuma katanya. Kemudian saya minta surat izin untuk istirahat tidak diberinya juga katanya semakin banyak aktivitas akan mempercepat turunnya janin.

Jujur saya lemas mendengar perkataan dokter itu. Tapi entah mengapa saya tidak terlalu sedih dan masih merasa yakin bahwa janin saya masih bisa terus bertahan.

Second Opinion
Pada mulanya saya tidak menginginkan second opinion, takut hal sama akan terjadi. Tapi teman-teman menyemangati untuk mencari dokter baru supaya hati lebih lega. Saya menurut, akhirnya saya ke tempat seorang dokter yang direkomendasikan oleh kawan kos saya.

Tibalah ke tempat praktek dokter kedua. antrian cukup banyak.Dan tiba-tiba harapan saya terbit ketika membaca peringatan di ruang tunggu. Isinya kira-kira seperti ini:
Bagi yang usia kehamilannya baru trimester pertama harap minum air banyak-banyak dan menahan kencing
Lho saya tadi tidak begitu di dokter pertama, kata saya dalam hati. Hingga akhirnya saya menahan kencing tak terperi setelah menghabiskan 500 ml air. Dan tibalah giliran saya.

Bahagianya saya ketika di USG kantong hamil saya nampak. 6 minggu 5 hari. Kemudian saya ceritakan pengalaman yang baru saja saya alami, saya tunjukkan hasil USG saya, dan tanpa diduga dokter tersebut berkata:
" Wah hasil apa ini, ini tidak bisa disimpulkan apa-apa, gelap, kosong." katanya

Lega hati saya saat itu, dan saat saya mempost tulisan ini anak saya telah berusia hampir 5 bulan.

Nah untuk para bunda/calon bunda saya copaskan tips memilih Dokter Kandungan yang tepat dari sini

Kiat Memilih Dokter Kandungan
Diambil dari situs: beingmom.org

Kriteria apa yang perlu dipertimbangkan dalam memilih dokter spesialis kandungan ?
1. Sikap dan pandangan dokter mengenai beberapa hal mendasar dalam proses prakonsepsi, kehamilan dan kelahiran, seperti pemilihan alat KB, TORCH, jenis USG, operasi caesar, VBAC, episiotomi, epidural dan lain-lain
Pengetahuan dan kekinian informasi yang dimiliki dokter
2. Komunikatif / tidaknya dalam memberikan penjelasan dan menjawab pertanyaan
3. Responsif / tidaknya dalam menanggapi keinginan, kebutuhan, keluhan atau hal lain yang dianggap penting oleh pasien
4. Bersedia / tidaknya dokter dihubungi dalam keadaan emergency

Bagaimana cara untuk mengetahui seberapa jauh support dokter dalam keadaan emergency ?

-Tanyakan pada dokter mengenai kebijakannya dalam hal ini. Ada beberapa dokter yang bersedia memberikan nomor HP yang dapat dihubungi. Bila tidak memungkinkan, hubungi petugas atau suster penerima pendaftaran praktek dokter tersebut.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan :

1.Untuk ibu yang memiliki riwayat penyakit seperti tekanan darah tinggi, epilepsi, jantung, diabetes atau komplikasi lainnya yang memerlukan perhatian khusus, tanyakan bagaimana pengalaman  dokter dalam menangani pasien dengan kasus yang serupa. Pertimbangkan untuk memilih dokter kandungan dengan sub spesialisasi perinatologi.

2. Jarak tempat praktek dokter dengan rumah atau kantor Apa yang dapat saya lakukan bila saya tidak merasa sepenuhnya puas dengan dokter kandungan pilihan saya ?

3. Sebelum pindah ke dokter kandungan lain, bicarakan hal-hal yang dianggap tidak memuaskan dengan dokter. Bila masalah ini tidak dapat dipecahkan, atau dokter tidak mengindahkan keluhan dan kekhawatiran anda misalnya, jangan ragu untuk pindah ke dokter kandungan lain. Sangatlah penting untuk menemukan dokter kandungan yang sesuai bagi anda karena proses kehamilan dan persalinan – selain menyenangkan – juga dapat menyebabkan stress.

Sumber : http://www.babycenter.com